Senin, 02 Juni 2014

RESUM BUKU GARIS BESAR SEJARAH AMERIKA




logo Unej.jpg


RESUM BUKU GARIS BESAR SEJARAH AMERIKA

                           MAKALAH
Di ajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Sejarah Amerika







Oleh:

Maftuhin   120210302054

                  




PROGRAM STUDI PENDIKAN SEJARAH
JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JEMBER
2014

Ulasan dan Analisa terhadap Buku
            Buku ini mempunyai 8 Bab. Bab-Bab tersebut diantaranya yaitu:
  1. Zaman Kolonial
  2. Perang Kemerdekaan
  3. Pembentukan Pemerintahan Nasional
  4. Perluasan ke Barat dan Perbedaan Regional
  5. Bentrokan antar Wilayah
  6. Zaman Perluasan dan Reformasi
  7. Pertikaian di Luar Negeri, Perubahan Sosial di Dalam Negeri
  8. Amerika di Dunia










Pada awal tahun-tahun 1600-an terjadi gelombang perpindahan yang besar dari Eropa ke Amerika Utara selama lebih dari tiga abad, gerakan ini berkembang dari ratusan kolonis Inggris menjadi berjuta-juta pendatang baru. Didesak oleh alasan-alasan yang kuat dan beragam, mereka membina suatu peradaban baru diatas sebuah benua yang mulanya liar.
Para imigran dari inggris datang ke Amerika Serikat itu menyebrangi samudra Atlantik lama sesudah koloni-koloni Spanyol yang makmur didirikan di Meksiko, Hindia Barat, dan Amerika Selatan.Pada tanah baru itu para kolonis hanya melihat pemandangan hutan yang lebat yang didiami oleh kaum Indian, banyak diantaranya yang bersikap permusuhan, dan bahaya serangan Indian menambah beratnya beban hidup sehari-hari.
Adapun pusat pemukiman permanen Inggris yang pertama di Amerika itu sebuah pos perdagangan yang didirikan di Jamestown pada tahun 1607, dalam Domini Lama Virginia.Permukiman ini didirikan oleh John Smith, John Rolfe, dan orang-orang Inggris lainnya yang tertarik dengan kekayaan dan petualangan.Koloni di Virginia hampir gagal bertahan karena penyakit dan kelaparan, tetapi berhasil karenakemudian di daerah ini segera mengembangkan perekonomian tembakaunya.Di tahun 1620, wanita di Inggris dikerahkan datang ke Virginia, untuk mendirikan rumah tangga dan penduduknya pun akhirnya bertambah sampai seribu orang pemukim.Selama seratus tahun lamanya para kolonis membangun pusat pemukiman mereka rapat ke pantai.
Kedatangan kaum kolonis dalam abad ke-17 menyertakan perencanaan dan pengelolaan yang seksama, dan juga beaya serta resiko yang cukup besar.Pada tahun 1621, sekelompok orang Inggris yang dijuluki Pilgrim Fathers (orang yang melarikan diri karena berselisih faham dengan gereja) menetap di Plymouth, Massachusetts.Koloni yang lebih besar dibangun di Teluk Massachusetts oleh Puritan tahun 1630.Daripada menemukan emas, Pilgrims dan Puritan lebih tertarik untuk membuat masyarakat yang lebih baik, yang mereka juluki "kota di sebuah bukit." Roger Williams, yang ditendang keluar dari Massachusetts, mendirikan koloni di Rhode Island tahun 1636.Inggris bukan hanya satu-satunya negara yang menetap di wilayah yang kini menjadi Amerika Serikat.Pada tahun 1500-an, Spanyol mendirikan benteng di Saint Augustine, Florida.Perancis menetap di Kanada dan wilayah sekitar Danau-Danau Besar.Bangsa Belanda mendirikan koloni di New York, yang mereka sebut Nieuw Nederland.Wilayah-wilayah lain dimukimi oleh orang Skotlandia-Irlandia, Jerman, dan Swedia.
Kedatangan kaum kolonis dalam abad ke-17 menyertakan perencanaan dan pengelolahan yang seksama, dan juga beaya serta resiko yang sangat besar.perpindahan inggris bukan atas penyelenggaraan pemerintah, melainkan oleh kelompok-kelompok swasta yang bertujuan menarik untung.
ketigabelas koloni yang nantinya menjadi Amerika Serikat adalah New Hampshire, Massachusetts, Rhode Island, Connecticut, New York, New Jersey, Pennsylvania, Delawere, Maryland, Virginia, North Carolina, South Caroline, dan Georgia. Masing-masing koloni mencerminkan asal-usulnya yang beragam. Kebanyakan imgran dari Eropa meninggalkan tanahair mereka untuk memperoleh kesempatan ekonomi yang lebih luas, yaitu hasrat yang seringkali disertai pedambaan akan kebebasan agama, atau tekad untuk melepaskan diri dari penindasan politis. Kemudian orang-orang yang kurang menaruh minat aktif dalam hidup baru di Amerika, ternyata pindah juga kesana berkat bujukan yang cerdik dari para promotor.Namun banyak dari mereka yang datang ke Dunia Baru dibawah pengaturan, mereka diharapkan terus menjadi pelayan atau kuli kontrak, maka sebetulnya keadaan mereka tidak lebih bagus daripada mereka tinggal dirumah saja.
Pada umumnya para kolonis yang bukan orang Inggris menyesuaikan diri dengan kebudayaan kaum pemukim yang terdahulu.Hasilnya adalah suatu kebudayaan yang khas campuran dari inggris dan Eropa daratan yang dibentuk kembali oleh lingkungan Dunia Baru.Pusat-pusat pemukiman dibagi dalam bagian-bagian yang batasannya cukup jelas dan ditentukan secara geografis.Pusat-pusat permukiman di daerah selatan sebagian besar bersifat pedesaan seperti Virginia berbeda dengan New England serta koloni-koloni di wilayah tengah.

Presiden Amerika serikat yang kedua, John Adams, dia menyatakan Revolusi Amerika dimulai sejak tahun 1620, bahkan itu sudah dimulai sebelum perang meletus.Dimana prinsip dan semangat rakyat Amerika untuk memberontak semenjak didirikanya perkebunan yang pertama di Amerika.Namun perselisihan antara Inggris dan Amerika ini dimulai pada tahun 1763, satu setengah abad sesudah pusat pemukiman permanan pertama yang didirikan di Jamstown, Virginia.Dalam abad ke-18 terjadi suatu perluasan pada gelombang perpindahan dari Eropa. Sekalipun kesulitan, namun para pemukim yang resah itu tetap berdatangan, dan pada tahun 1730-an kaum perintis telah mulai mengalir ke Shenandoah Valley.
Pedoman mereka utamanya adalah pandanagn merkantilis yang teguh bahwa koloni-koloni harus menyediakan bahan-bahan mentah kepada negara induk dan tidak menyainginya dalam pembuatan barang.Mereka menganggap seperti juga Inggris sendiri.Dalam suatu benua yang demikian itu keadaan alam menandaskan pentingnya individu.Para kolonis pewaris tradisi bangsa Inggris mengenai perjuangan demi kemerdekaan politik memasukkan konsep kemerdekaan ke dalam piagam Virginia yang pertama.Yang mana mereka harus turut menikmati hikmah Magna Charta dan hukum adat.
Dari tahun 1754 hingga 1763, Inggris dan Perancis terlibat dalam perang yang disebut Perang Tujuh Tahun.Inggris berhasil memenangkan perang.Perancis menyerahkan koloninya di Kanada kepada Inggris, dan menyerahkan Louisiana ke Spanyol; Spanyol menyerahkan Florida ke Inggris.Selanjutnya, Inggris mengeluarkan Proklamasi 1763, yang menyatakan bahwa orang yang tinggal di tiga belas koloni tidak dapat menetap di sebelah barat Pegunungan Appalachia.
Setelah Perang Tujuh Tahun, kolonis mulai merasa mereka tidak memperoleh hak-hak mereka. Selain akibat Proklamasi 1763, mereka merasa diperlakukan tak adil karena pajak yang dipungut oleh pemerintah Britania.Kolonis menyatakan tidak ada pajak tanpa perwakilan, yang berarti mereka meminta agar mereka memiliki suara di Parlemen Britania. Pajak-pajak tersebut meliputi Sugar Act (1764), Stamp Act (1765), Townsend Duties (1767), dan Tea Act (1773). Pada tahun 1770, peristiwa Boston Tea Party terjadi.Kolonis-kolonis di Boston membuang ratusan kotak berisi teh dari kapal di Pelabuhan Boston, sebagai tanggapan terhadap Tea Act.Tentara Britania lalu mengambil alih Boston, yang mengakibatkan pendirian Kongres Kontinental, terdiri dari pemimpin setiap 13 koloni.Tokoh-tokoh penting dalam kongres tersebut adalah Benjamin Franklin, John Adams, Thomas Jefferson, John Hancock, Roger Sherman, dan John Jay.
Pada tahun 1776, Thomas Paine menulis pamflet Common Sense, yang menyatakan bahwa koloni-koloni harus merdeka dari Britania. Pada 4 Juli 1776, ketigabelas koloni setuju terhadap Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat. Kolonis-kolonis telah terlibat dalam pertempuran dengan Britania dalam Perang Revolusi Amerika.Perang dimulai pada tahun 1775 di Lexington dan Concord.Meskipun tentara Amerika dibawah kepemimpinan George Washington banyak mengalami kekalahan, mereka memenangkan perang setelah kemenangan di Yorktown yang dibantu oleh Perancis.Traktat Paris ditandatangani, dan Britania menarik semua pasukannya dari Amerika Serikat.
Deklarasi Kemerdekaan adalah suatu akta dari Kongres Kontinental Kedua yang diadopsi pada 4 Juli 1776 yang menyatakan bahwa Tiga Belas Koloni merdeka dari Britania Raya. Deklarasi ini, yang sebagian besar ditulis oleh Thomas Jefferson, menjelaskan pembenaran atau justifikasi untuk melepaskan diri, dan merupakan pengembangan dari Resolusi Lee tertanggal 2 Juli yang untuk pertama kalinya menyatakan kemerdekaan AS. Salinan deklarasi ini ditandatangani oleh para delegasi pada 2 Agustus dan saat ini dipamerkan di National Archives and Records Administration di Washington, D.C. Deklarasi ini dianggap sebagai salah satu dokumen pendirian Amerika Serikat dan tanggal 4 Juli dirayakan sebagai Hari Kemerdekaan.

Keberhasilan Revolusi memberikan kesempatan kepada orang Amerika guna menyusun suatu bentuk hukum bagi cita-cita politik sebagaimna yang diungkapkan dalam Deklarasi Kemerdekaan dan untuk menampung beberapa tuntutan mereka melalui konstitusi negara bagian.dan kini sudah terbiasa hidup di bawah konstitusi tertulis. Namun sebenarnya konstitusi mereka adalah konstitusi pertama dalam sejarah.Di mana dalam semua negarabagian yang bebas, konstitusi tersebut bersifat mutlak, dalam tulisan John Adams, presiden kedua Amerika Serikat.Dan orang Amerika di mana-mana menuntut suatu hukum tetap untuk dijadikan pedoman hidup.
            Pada tanggal10 Mei 1776, kongres mengeluarkan sebuah resolusi yang menyarankan kepada koloni-koloni untuk membentuk pemerintahan baru, dan dalam waktu setahun setelah Deklarasi Kemerdekaan, semua negarabagian kecuali tiga, telah menyusun konstitusi masing-masing.Sebagian besar konstitusi baru itu memperlihatkan pengaruh gagasan demokratis.Tetapi mempunyai arti yang penting bahwa Revolusi Amerika tercapai dengan perumusan sesungguhnya dari konstitusi-konstitusi ini.
            Tujuan pertama para penyusun konstitusi itu adalah guna menjamin hak-hak yang tak tercabutkan yang pelanggarannya telah menyebabkan koloni-koloni dahulu itu memutuskan hubungan mereka dengan Inggris.Dengan demikian setiap konstitusi dimulai dengan sesuatu deklarasi atau undang-undang hak azazi.Konstitusi Virginia yang menjadi model dari lain-lainya.Adapun negara-negara bagian lain memperpanjang daftar kebebasan mereka. Lagipula, semua konstitusi mendukung struktur pemerintahan yang bercabang tiga (eksekutif, legislatif, dan yudikatif) yang saling membatasi serta mengimbangi satu sama lainnya.Sementara itu ketigabelas koloni diubah menjadi negarabagian dan menyesuaikan diri pada kondisi-kondisi kemerdekaan, persemakmuran-persemakmuran baru muncul membentang ke arah barat dari pusat permukiman sepanjang pantai.
Dengan berakhirnya Revolusi, Amerika Serikat harus menghadapi persoalan yang belum terpecahkan yaitu masalah imperium, dengan segala kerumitannya mengenai tanah, perdagangan bulu hewan, Indian, permukiman, dan pemerintahan daerah-daerah cabang.Maryland, juru bicara kelompok tersebut, mengajukan sebuah resolusi.Gagasan ini tidak disambut dengan gembira.Pasal-pasal konfederasi, yaitu suatu persetujuan formil yang telah mempersatukan secara koloni-koloni sejak tahun 1781, menyajikan jalan pemecahan, menentukan organisasi wilayah barat laut dan sekarang diperintah oleh seorang gubernur dan hakim-hakim yang diangkat oleh kongres. Dari wilayah ini akan di masukkan ke dalam Uni. koloni-koloni mempersiapkan sebuah Uni melalui Articles of Confederation. Tidak akan diperbolehkan perbudakan maupun pelayanan paksaan di dalam wilayah tersebut. Dengan demikian memungkinkan Amerika Serikat untuk meluaskan diri ke barat sampai Samudra Pasifik, serta untuk mengembang dengan kesulitan yang tak seberapa besar dari 13 mewnjdai 50 negara bagian. akan tetapi hanya dapat berlangsung selama enam tahun. Pasal-pasal Konfenderasi ternyata mengecewakan.Sebagian besar kekuasaan diserahkan kepada negara-negara bagian, dan hanya sedikit kekuasaan yang dimiliki pemerintah pusat.Selain itu, tidak terdapat presiden.Articles of Confederation juga tidak dapat menghentikan penduduk asli Amerika atau orang Britania di perbatasan, dan juga tak mampu menghentikan pemberontakan seperti Pemberontakan Shays'. Setelah pemberontakan Shays', banyak orang merasa Articles of Confederation telah gagal.
Konstitusi Amerika Serikat ditulis pada tahun 1787.Tokoh-tokoh yang membantu penulisan konstitusi, seperti Washington, James Madison, Alexander Hamilton, dan Gouverneur Morris, merupakan pemikir-pemikir utama Amerika pada masa itu. Beberapa tokoh akan memegang posisi penting dalam pemerintahan baru. Konstitusi ini diratifikasi oleh negara-negara bagian pada tahun 1788.
Pada tahun 1789, Washington terpilih sebagai presiden pertama.Pada masa jabatannya, Pemberontakan Whiskey meletus.Petani-petani di pedesaan mencoba untuk menghentikan pengumpulan pajak terhadap whiskey.Pada tahun 1795, Kongres menyetujui Traktat Jay, yang membuka perdagangan dengan Britania.Traktat ini dibuat dengan tujuan memperbaiki hubungan dengan Britania.Thomas Jefferson dan James Madison sangat menentang traktat ini.
Dalam pemilu tahun 1796, John Adams berhasil mengalahkan Thomas Jefferson.Pemilu ini merupakan pemilu antar dua partai politik pertama di Amerika Serikat. Sebagai presiden, Adams membuat Angkatan Darat dan Laut Amerika Serikat menjadi lebih besar, tetapi juga mengeluarkan hukum untuk menutup koran yang menulis hal-hal jelek tentangnya.Jefferson berhasil mengalahkan Adams pada pemilu tahun 1800.Salah satu hal penting yang dilakukannya sebagai presiden adalah membeli Louisiana dari Perancis.Jefferson mengirim Lewis dan Clark untuk memetakan Pembelian Louisiana.Presiden Jefferson juga berusaha menghentikan perdagangan dengan Inggris dan Perancis, yang sedang terlibat dalam perang.Perang meletus antara Amerika Serikat dan Inggris pada tahun 1812 ketika James Madison menjabat sebagai presiden.Perang ini disebut Perang 1812.

Dalam tahun 1812 merupakan perang kemerdekaan yang kedua, dimana sebelumnya Amerika Serikat belum diberi kedudukan yang sederajat dalam keluarga bangsa-bangsa. Setelah perjanjian mengakhiri perang 1812, Amerika mengalami ”zaman kepuasan” barulah perlakuan sebagai negara merdeka selalu diberikan kepada Amerika Serikat.Persatuaan nasional telah membawa keseimbangan antara kebebasan dan ketertiban.
            Secara politis, persatuan nasional diperkokoh oleh perdagangan. Dimana kemerdekaan ekonomi dinyatakan sma mutlak pentingnya seperti kemerdekaan politik, bahkan kemerdekaan politik tidaklah meruppakan kenyataan tanpa adanya swasembada ekonomi. Untuk memperkuat swasembada ini, Henry Clay dan John C.Calhoun, pemimpin kongres pada waktu itu, menyerukan “proteksionisme” yaitu pemasangan tarif guna mengairahkan pembangunan industri Amerika. Waktu yang sangat baik untuk menaikkan tarif bea cukai.
            Posisi pemerintah federal pada saat itu banyak diperkuat oleh maklumat-maklumat dari Mahkamah Agung. Seorang federalis yang gigih, John Marshall dari Virginia pada tahun 1801 diangkat menjadi Ketua Mahkamah Agung dengan kedudukan yang sama penting seperti Kogres atau Presiden. Marshall bukan hanya seorag hakim yang besar tetapi juga seorang negarawan konstitusionil yang besar dan memegang jabatan tersebut sampai meninggalnya pada tahun 1835. Pendiriannya yang paling terkenal yaitu Marbury vs. Madison (1813).
            Kesadaran nasional nampak menjadi semakain kuat bersamaan dengan tumbuhnya kesusastraan yang bersifat asli Amerika.Penulis-penulis yang terkemukanya adalah Washington Irving dan James Fenimore Cooper. Daerah depan merupakan suatu kekuatan yang banyak turut membentuk kesusastraan dan kehidupan Amerika.
            Masalah perbudakan pada saat itu tidak menjadi perhatian umum, pada tahun-tahun awal kehidupan republik negara-negara bagian utara memperjuangkan emansipasi para budak, banyak pemimpin yang mengira bahwa perbudakan akan lemyap. Pada tahun 1786, washington menulis suatu rencana yang dapat menghapuskan perbudakan secara pelahan-lahan, pasti, dan tidak menyolok. Kemudian Jefferson, Madison, Monroe dan lain-lain negarawan selatan juga membuat pernyataan-pernyataan serupa. Sampai pada tahun 1808, ketika perdagangan budak dihapuskan, banayak orang selatan yang mengira bahwa perbudakan akan berhasil.
Pada generasi berikutnya, daerah selatan bersatu padu mendukung lembaga perbudakan karena adanya faktor-faktor baru dalam ekonomi yang membuat perbudakan menjadi lebih menguntungkan daripada sebelum tahun 1790.Faktor utama adalah bangkitnya usaha besar penanaman kapas di selatan dan pembukaan tanah-tanah baru di barat setelah tahun 1812, Ketika orang-orang utara bersatu untuk menentang pemasukan Missouri kecuali sebagai suatu negara yang bebas, gelombang protes melanda negara.Pada tahun 1817, James Monroe menggantikan James Madison sebagai presiden.Peristiwa  yang menonjol dalam pemerintahan baru ini adalah diumumkannya apa yang dinamakan Doktrin Monroe.

Dalam pertengahan abad 19 Amerika Serikat telah menarik perhatian dunia. Salah seorang penulis politik dari Prancis Alexis de Tocqueville pada tahun 1835 berkunjung kesana, dimana-mana bukti yang paling nyata akan kemaskmuran dan kemajuan pesat di bidang pertanian, perdagangan, dan pekerjaan umum yang besar. Wilayah nasionalnya terbentang melingkupi hutan, padang, dan pegunungan. Di antara perbatasan yang saling berjauhan ini hidup 23 juta orang dalam suatu Uni yang meliputi 31 negarabagian.Di timur, industri berkembang.Di barat-tengah dan selatan, pertanian menyubur.
Perang Saudara Amerika adalah perang yang terjadi antara 1861 dan 1865 di Amerika Serikat (AS).Sekelompok negara bagian di bagian selatan ingin merdeka, sedangkan pemerintahan dan negara-negara bagian di utara inginmenjaga Amerika Serikat tetap utuh.Perang Saudara Amerika adalah menjadi salah satu perang pertama yang menunjukkan perang industri persenjataan dalam sejarah manusia.Pembuatan rel kereta, kapal-kapal uap, produksi senjata secara massal, dan berbagai macam alat militer lainnya dilakukan di man-mana. Praktek perang total yang dikembangkan oleh Sherman di Georgia dan perang parit di sekitar Petersburg menjadi salah satu taktik yang digunakan dalam Perang Dunia I di Eropa.
Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, Amerika Serikat menjadi lebih aktif dalam urusan luar negeri.Pada tahun 1898, Amerika Serikat berperang melawan Spanyol.AS berhasil memenangkan perang, dan menguasai Puerto Riko, Guam, Guantanamo, dan Filipina. Ditambah dengan pembelian Alaska dan pengambilalihan Hawaii, Amerika Serikat telah memperoleh seluruh wilayahnya hari ini, ditambah beberapa wilayah yang akan lepas setelah Perang Dunia II.
Pada tahun 1901, Theodore Roosevelt menjadi presiden Amerika Serikat.Ia memiliki kebijakan luar negeri yang disebut Big Stick. Maksudnya ialah bahwa Amerika Serikat harus memiliki angkatan laut yang besar dan melakukan pengawasan terhadap Amerika Latin.Antara tahun 1900 hingga 1930, Amerika Serikat beberapa kali mengirimkan tentara ke Amerika Latin.Ketika Theodore Roosevelt masih menjabat, penggalian Terusan Panama dimulai.Woodrow Wilson terpilih sebagai presiden pada tahun 1912.Ia adalah seorang progresif, tetapi tidak sepenuhnya mirip Roosevelt.

Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan dari buku ini yaitu penyajian materinya secara kronologis, adanya gambar juga mendukung pemahaman dan mempunyai sub bab- sub bab tertentu menegenai peristiwa yang tergolong penting yang menjadikan pembahasan semakin menarik dan mudah untuk difahami.
Kekurangan dari buku ini yaitu kurang spesifik dalam penyajiannya, dimana dari kurangnya spesifik pembahasan yang dikupas, menjadikan sulit menginterprestasikan inti bahasan materi.

0 komentar:

Posting Komentar