This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

Selasa, 03 Juni 2014

MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH




Description: D:\Ilmu Keperawatan\Logo Unej Biasa.JPG
 





MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH

PAPER
diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Media Pembelajaran
Dosen Pengampu Dr. Suranto, M.Pd.
Kelas B



Oleh :
Maftuhin
NIM: 120210302047




PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH
JURUSAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JEMBER
2014



BAB 2. PEMBAHASAN

1.1 Definisi Media dan Media Pembelajaran Sejarah
Media berasal dari bahasa latin merupakan bentuk jamak dari “Medium” yang secara harfiah berarti “Perantara” atau “Pengantar” yaitu perantara atau pengantar sumber pesan dengan penerima pesan. Menurut Brigs (dalam Sadiman, 2002: 6) media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar. Jadi, media merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim dan penerima  sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, minat dan perhatian sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.
Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran) sehingga dapat merangsang perhatian, minat pikiran, dan perasaan pembelajar (siswa) dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Media pembelajaran memiliki fungsi yang sangat penting yaitu sebagai pembawa informasi dan pencegah terjadinya hambatan proses pembelajaran, sehingga informasi atau pesan dari komunikator dapat sampai kepada komunikan secara efektif dan efesien. Selain itu, media pembelajaran merupakan unsur atau komponen sistem pembelajaran maka media pembelajaran merupakan media integral dari pembelajaran.
Secara umum media pembelajaran dapat diartikan semua alat bantu atau benda yang digunakan dalam kegiatan mengajar untuk menyampaikan pesan pembelajaran kepada peserta didik menggunakan salah satu atau gabungan indera. manfaat media pembelajaran bagi guru yaitu (1) memberikan pedoman, arah dan tujuan pengajaran (2) menjelaskan struktur, tata urutan dan hierarki belajar (3) memberikan sistematika mengajar (4) memudahkan kendali pembelajaran (5) membantu kecermatan dan ketelitian penyajian. Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial terutama dari dimensi Standar kompetensi berbasis sejarah membutuhkan berbagai media pembelajaran baik visual (gambar, foto, dokumen) atau berbentuk media bergerak (video, Flash player) untuk mengkontekstualkan materi pembelajaran.
            Ada dua unsur penting yang terkandung dalam media pembelajaran, yaitu (1) pesan atau bahan pengajaran yang disajikan yang disebut perangkat lunak (software), dan (2) alat penampil yang disebut perangkat keras (hardware).
            Dari pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala wujud yang dapat dipakai sumber belajar yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemampuan siswa sehingga mendorong terjadinya proses belajar / mengajar ke tingkat yang lebih efektif dan efisien.
Dari beberapapendapatdiatasdapatdisimpulkanbahwa media mengandungpengertiansebagaialatpenyalurdanpenyampaipesansipemberipesankepadasipenerimapesan,sehinggadapatdicapaitujuan yang diinginkan,ataudapatjugadisebutpembantumenyalurkaninformasi agar sipenerimadapatdengancepatmemahamiinformasi yang disampaikankepadanya,dalamhalinisiswa .
1.Manfaat Media
Berbagaibentuk media dapatdigunakandalam proses belajarmengajar,karenadapatmemberikanmanfaatbagikelancaranpelaksanaan proses belajarmengajar. Beberapamanfaatpenggunaan media menurut Ely dalamDanim( 1995:12) adalah:
“ Meningkatkanproduktifitaspendidikan ,memberikankemungkinankegiatanpengajaran yang bersifatindividual,memberikandasar yang lebihdinamisterhadappendidikandanpengajaransehinggapengajaranlebihmantapdanmemungkinkanbelajarsecaraseketikadanpenyajianpendidikanlebihjelas.”
Sedangkansecaragarisbesarnyamanfaat media pengajaranmenurutSadiman (2002:16-17) adalah:
1.Memperjelaspenyajianpesan agar tidakterlalubersiftverbalistis( dalambentuk kata-kata tertulisataulisanbelaka )
2.Mengatasiketerbatasanruang,waktudandayaindera,seperti :
a.Objek yang terlalubesarbisadigantikandenganrealita,gambar ,film bingkai,fotoatau model ataumaket
b.Objek yang kecildapatdibantudenganproyektormikro,filmbingkaiataugambar
c.Gerak yang terlalulambatatautelalucepat,dapatdibantudengantimelopseatau high-speed photography
d.Kejadianatauperistiwa yang terjadidimasalalubisaditampilkanlagilewatrekaman,film,video,photomaupunsecara verbal
e.Objek yang terlalukompleks( misalmesin-mesin ) dapatdisajikandengan model ,diagram berbagai media lain.
f.Konsep yang terlaluluasseperti( gunungberapi,gempabumi,iklimdan lain-lain ) dapatdiisualkandalambentukfilm,filmbingkai,gambardan photo.
3.Denganmenggunakan media pendidikansecaratepatdanberfariasidapatdiatasisikappasifanakdidik.Dalamhalini media pendidikanbergunauntuk :
a.Menimbulkankegairahanbelajar
b.Memungkinkaninteraksi yang lebihlangsungantaraanakdidikdengan guru danlingkunganalamsekitarnya
c.Memungkinkananakdidikbelajarsendirimenurutkemampuandanminatnya
4.Dengansifat yang unikpadatiapsiswaditambahlagidenganlingkungandanpengalaman yang berbeda,sedangkankurikulumdanmateripendidikanditentukansamauntuksetiapsiswa,maka guru akanbanyakmengalamikesulitanbilamanahalituharusdiatasisendiri. Apalagibilalatarbelakanglingkungan guru dengansiswajugaberbeda.Masalahinidapatdiatasidengan media pendidikan,yaitudengankemampuandalamhal :
a.Memberikanperangsang yang samapadasiswa
b.Mempersamakanpengalaman
c.Menimbulkanpersepsi yang sama
Dari beberapapenjelasandiatasdiketahuibahwapenggunaan media dalam proses pendidikandanpembelajaranmemberikanbeberapamanfaatsertamenjadikankegiatanbelajarmengajarlebihdinamis ,sehinga proses pembelajaranberjalanlebihbaikdanmantap,dansiswabelajardapathasil yang optimal.
           
      2.2Jenis-jenis Media Pembelajaran
2.2.1        Peningalan Sejarah
A.    Pengertian
Peninggalan sejarah merupakan segala benda yang pernah digunakan saat peristiwa sejarah itu terjadi, dan peninggalan-peninggalan sejarah merupakan benda-benda yang sagat berarti sehingga mendapat perlakuan khusus dari pemerintah atau masyarakat.
B.     Bentuk - bentuk peninggalan sejarah
Kita bisa mengetahui kehidupan masa lalu manusia melalui peninggalan-peningalan sejarah yang ditemukan. Secara lebih rinci, pembagian bentuk-bentuk peninggalan sejarah di Indonesia adalah sebagai berikut :
1.      Tulisan
Peninggalan sejarah yang berupa tulisan antara lain:                                   
a.Prasasti
            Prasasti adalah peninggalan sejarah yang berupa tulisan atau gambar pada batu. Sehingga prasasti disebut juga batu tulis. Prasasti berisi tentang suatu peristiwa penting yang dialami oleh suatu kerajaan atau seorang raja. Berikut contohnya:
b.    Naskah kuno
Naskahmerupakan dokumen-dokumen penting yang berisi informasi di jaman dulu. Naskah kuno juga dapat berupa karya sastra seperti syair, hikayat, legenda dan kitab-kitab.
Contoh naskah kuno
                                    Naskah laut mati

2.      Bangunan
Peninggalan sejarah yang berupa bangunan antara lain:                               
a.Candi  
.                       Candi merupakan bangunan yang terbuat dari batu yang kebanyakan digunakan untuk beribadah bagi pemeluk agama Hindu dan Budha. Contoh :
                                               
                                                            Candi Jabung

b.Benteng
Benteng adalah bangunan yang digunakan sebagai tempat pertahanan terhadap serangan musuh.
Contoh benteng
             BentengVastenburg

C.  Masjid
Masjid adalah tempat ibadah umat Islam. Adanya Masjid-masjid peninggalan sejarah membuktikan pengaruh Islam sudah ada sejak dulu.
Contoh masjid:
                        Masjid Raya Rengat

3.      Benda-benda
Peninggalan sejarah yang berupa benda atau barang antara lain:
a. Fosil
Fosil adalah bagian atau sisa mahkluk hidup yang sudah membatu. Fosil merupakan sisa makhluk hidup yang mati berjuta-juta tahun yang lalu. Fosil dapat berupa tengkorak atau tulang belulang. Di wilayah Indonesia cukup banyak ditemukan fosil. Di antaranya di Mojokerto, Jawa Timur dan di Sangiran, Jawa Tengah.
Contoh fosil:
                        Fosil Manusia Yunani

b. Artefak
Artefak adalah perkakas atau peralatan yang digunakan oleh manusia zaman dahulu. Artefak dapat berupa alat-alat pertanian, peralatan makan dan memasak, senjata, serta perhiasan.
Contoh Artefak:
                        Alat-alat Zaman Batu Tua

4.      Karya Seni Lain
Yang dimaksud karya seni lain di sini adalah karya seni yang tidak bersifat kebendaan. Yakni karya seni yang hidup atau menjadi tradisi di masyarakat. Contohnya antara lain sebagai berikut:
a.       Tarian tradisional
Tarian tradisional merupakan tarian peninggalan zaman dulu yang sampai sekarang masih ada. Zaman dulu tarian sering ditampilkan saat upacara adat, menyambut tamu, dan sebagai hiburan. Contoh tarian tradisional antara lain Tari Gambyong dari Jawa Tengah dan Tari Seudati dari Aceh.
b.      Dongeng atau cerita rakyat
Dongeng atau cerita rakyat merupakan cerita yang disampaikan secara turun-temurun. Cerita rakyat tidak jelas siapa pengarangnya. Cerita rakyat ada yang merupakan kisah nyata namun ada pula yang hanya karangan manusia. Contohnya adalah Malinkundang dari Sumatera Barat dan Tangkuban Perahu dari Jawa Barat. Cerita rakyat ini mengandung hikmah atau pelajaran yang dapat diambil oleh masyarakat.
c.       Lagu atau tembang daerah
Lagu atau tembang daerah juga merupakan peninggalan sejarah. Contohnya antara lain Lagu Lir-ilir dari Jawa Tengah dan Lagu Gending Sriwijaya dari Sumatera.
d.      Seni pertunjukan
Seni pertunjukan di Indonesia cukup banyak. Antara lain Wayang Kulit dari Jawa Tengah dan Yogyakarta, Ogoh-ogoh dari Bali dan Wayang Golek dari Jawa Barat.

5.      Adat Istiadat
Adat istiadat berhubungan dengan kepercayaan masyarakat. Adat istiadat merupakan tradisi kepercayaan yang dilakukan suatu masyarakat secara turun temurun. Yang termasuk adat istiadat adalah upacara adat. Contohnya antara lain Upacara Pembakaran Mayat (Ngaben) di Bali.

D.    Kelebihan
1)      Dapat mengetahui benda aslinya.
2)      Siswa lebih mudah mengapresiasi dan menilai suatu karya sejarah.
3)      Memudahkan siswa untuk mensimulasi sendiri suatu peristiwa sejarah melalui peninggalan sejarah.

E.     Kekurangan
1)   Tidak bisa dibawa kedalam kelas untuk dipamerkan kepada siswa.
2)   Membutuhkan biaya untuk bisa melihatnya.
3)   Tidak mampu mewakili suatu peristiwa sejarah secara keseluruhan.
4)   Keutuhan dan keasliannya tergantung perawatan.

F.     Manfaat atau Fungsi
1)      Sebagai bukti nyata peristiwa sejarah yang dapat kita amati sekarang.
2)      Dapat menambah wawasan dan pengetahuan.
3)      Dapat membantu dalam proses pemahaman siswa.
4)      Dapat memperkokoh rasa persatuan dan rasa kebangsaan siswa.


2.2.2 Model atau Tiruan
A. Pengertian
                  Media tiruan atau model merupakan media tiruan dari benda yang berbentuk tiga dimensi yang dibuat sedemikian rupa dalam bentuk dan tidak sama dalam hal-hal lainnya. Meski semua orang tahu, bahwa belajar melalui pengalaman langsung atau melalui benda sebenarnya mempunyai sejumlah keuntungan, perlu diketahui juga bahwa sejumlah keterbatasan dalam belajar akan teratasi dengan penggunaan model.
                  Media tiga dimensi yang sering digunakan dalam pengajaran adalah model dan boneka. Model adalah tiruan tiga dimensi dari beberapa objek nyata yang terlalu besar, terlalu jauh, terlalu kecil, terlalu mahal, terlalu jarang dan terlalu rumit untuk dibawa ke dalam kelas dalam wujud aslinya.

B. Jenis-jenis media model atau tiruan
Model terdiri dari 6 jenis yaitu
1)      Model Padat (solid model)
Suatu model biasanya memperlihatkan bagian permukaan luas dari objek dan sering kali membuang bagian-bagian yang membingungkan gagasan-gagasan utamanya dari bentuk, warna, dan susunannya.
Contoh : rumah adat.
2)      Model Penampang (eutaway model)
            Memperlihatkan bagaimana sebuah objek itu tampak. Apabila bagian permukaannya diangkat untuk mengetahui susunan dalamnya. Kadang-kadang model ini disebut dengan nama X-Ray atau Crossection yaitu model penampang memotong. Model seperti ini sangat cocok dipergunakan untuk pelajaran biologi, Karena fungsinya dapat menggantikan objek yang sesungguhnya. Selain itu model penampang dapat memperjelas objek yang sebenarnya karena dapat diperbesar maupun diperkecil. Yang perlu diperhatikan dalam membuat model penampang ini adalah hanya bagian-bagian terpenting yang harus ditonjolkan, biasanya diberi warna kontras, sedangkan rincian yang tidak terlalu penting dihilangkan
Contoh :
a)      Bentuk geometri : kerucut, tabung.
b)      Bentuk boneka : replika manusia dalam wujud benda mati yang menggunakan pakaian adat, pakaian prajurit, pakaian bersejrah.
c)      Anatomi manusia dan binatang : tengkorak.

3)      Model Susun (build-up model)
Model susun terdiri dari beberapa bagian objek yang lengkap, atau sedikitnya suatu bagian dari objek itu.
Contoh : Torso, membantu dalam dua hal
Pertama, guru menggunakannya untuk menunjukkan posisi setiap organ tubuh saat mengajar lalu murid mengulang kembali apa yang sudah diajarkan gurunya. Kedua, untuk mengerjakan hal tersebut, sebelumnya seluruh bagian dari torso tersebut dipisahkan, kemudian siswa menyebutkan masing-masing bagian tersebut lalu meletakkan atau menyusun torso tersebut menjadi bentuk semula.
4)      Model Kerja ( working model)
Model kerja adalah tiruan dari suatu objek yang memperlihatkan bagian luar dari objek asli dan mempunyai beberapa bagian dari benda yang sesungguhnya.
Contoh :
a)      Alat – alat matematika : mistar-sorong, busur derajat,dll
b)      Alat optic
c)      Peralatan music : biola, piano, seruling, harpa, dll
d)     Angkutan dan mesin- mesin: pompa hidrolik, pemintal kapas, motor listrik, alat tenun, dll
Bagian marakit gedung (konstruksi bangunan)
5)      Mock-up
Mock-up adalah suatu penyederhanaan susunan bagian pokok dari suatu proses atau system yang lebih rumit. Susnan nyata dari bagian- bagian pokok itu diubah sehingga aspek-aspek utama dari suatu proses mudah dimengerti siswa.
Contoh :
a)      Prinsip-prinsip : tenaga pemecah nuklir, penggunaan susunan perngkap tikus, tenaga dorong jet, dll
b)      System- system : penyaringan air minum, system irigasi, pencernaan, dan peredaran darah.
6)      Diorama
            Diorama adalah pemandangan sebenarnya tiga dimansi mini bertujuan untuk menggambarkan.pemandangan yang sebenarnya. Diorama biasanya teerdiri atas bentuk sosok atau objek-objek ditempatkan di pentas yang berlatar belakang lukisan yang sesuai dengan penyajiannya. Diorama sebagai media pengajaran terutama berguna untuk mata pelajaran ilmu bumi, ilmu hayati, sejarah bahkan dapat diusahakan pula untuk berbagai macam mata pelajaran.
Contoh :
a)      Peristiwa sejarah : Pertempuran
b)      Ilmu bumi : interior pada gua
c)      Hasil produksi : pabrik dan perindustrian
d)     Adegan cerita : sandiwara seseorabg yang sedang memburu sekor itik dibalik semak.
Dalam penerapannya, masing-masing media juga mempunyai kelemahan dan kelebihan

C. Kelebihan media model atau tiruan
a.     Model berbentuk tiga dimensi
b.    Dengan adanya perubahan ukuran, model lebih mudah dipelajari
c.     Bagian-bagian tidak penting dihilangkan/siswa fokus pada bagian penting saja
d.    Dapat menunjukkan struktur bagian dalam suatu benda.
e.     Memiliki kekongkretan yang tak langsung

D. Kekurangan media model atau tiruan
a.     Ukuran
                               Kesulitan mempelajari obyek-obyek yang terlalu besar atau luas, sehingga tidak dapat diamati secara menyeluruh. Sebaliknya obyek-obyek yang terlalu kecil tidak dapat diamati oleh mata dengan baik dapat diatasi dengan menggunakan model. Untuk obyek yang terlalu besar dan luas dibuat model sederhana yang diperkecil, obyek yang terlalu kecil digunakan model perbandingan yang diperbesar.
b.   Waktu
Dengan menggunakan model, guru dapat menghadirkan kenyataan waktu lampau yang tidak dapat kita jangkau dengan memproyeksikan ide atau hal yang akan datang yang tidak dikenal siswa secara kongkret.
c.     Tak terjangkau secara fisik
                               Obyek-obyek yang terlalu jauh dan terlalu banyak memakan biaya yang diperlukan, bisa diganti dengan menggunakan model-model dari obyek tersebut.
d.    Kenyataan-kenyataan yang tidak berguna
                   Banyak obyek atau benda yang sebenarnya yang dengan mudah kita jangkau, tetapi tidak memberi keterangan yang mewadahi.
e.    Proses
Dengan model-model obyek kita dapat memperhatikan proses kerja dari obyek-obyek yang besar dan luas.

e.       Manfaat Model atau Tiruan
Alat peraga langsung atau media tiga dimensi merupakan salah satu komponen penentu efektivitas belajar. Alat peraga langsung mengubah materi ajar yang abstrak menjadi kongkrit dan realistik. Penyediaan perangkat alat peraga langsung merupakan bagian dari pemenuhan kebutuhan siswa belajar, sesuai dengan tipe siswa belajar. Pelajaran tidak sekedar menerawang pada wilayah abstrak, melainkan sebagai proses empirik yang konkrit yang realistik serta menjadi bagian dari hidup yang tidak mudah dilupakan.

2.2.3  Media Peta
      A. Pengertian
Peta dapat didefinisikan sebagai mediapenyajian informasi dari unsur-unsur alam dan buatan manusia pada permukaan bumi yang dibuat secara kartografis (informasi yang berreferensikan geografis) pada bidang datar menurut proyeksi tertentu dan skala tertentu. Peta yang baik, adalah peta yang mempunyai nilai informatif, komunikatif, artistik dan estetik. Sedang pengetahuan khusus yang mempelajari peta disebut kartografi. Secara uum peta adalah gambaran dari permukaan bumi yang digambar pada bidang datar, yang diperkecil dengan skala tertentu dan dilengkapi simbol sebagai penjelas.
 B. Manfaat Peta
a)      Menggambarkan bentuk-bentuk,
b)      Menunnjukan posisi atau lokasi suatu tempat di permukaan bumi.
c)      Memperlihatkan ukuran (luas, jarak) dan arah suatu tempat di permukaan bumi.
d)     Membantu melakukan survei untuk mengetahui kondisi daerah yang akan diteliti.
e)      Menyajikan data tentang potensi suatu wilayah.
f)       Alat analisis untuk mendapatkan suatu kesimpulan.
g)      Alat untuk menjelaskan rencana-rencana yang diajukan.

C. Fungsi Peta
Fungsi dari peta adalah dapat memberikan informasi tentang suatu obyek kepada pengguna peta agar informasi tersebut dapat dimanfaatkan. Dalam melakukan desain kartografi perlu difahami arti suatu informasi dan manfaatnya bagi pengguna peta. Tanpa memahaminya, sukar bagi seseorang kartograper untuk membuat peta yang mempunyai nilai informasi (informasi).
D. Kelebihan Media Peta
a)      Dapat mempermudah dan mempercepat pemahaman siswa terhadap pesan yang disajikan.
b)      Dapat dilengkapi dengan warna-warna sehingga lebih menarik perhatian siswa.
c)      Pembuatanya mudah dan harganya murah.
E. Kekurangan media peta
1. membutuhkan keterampilan khusus dalam pembuatannya.
2. penyajiannya hanya berupa unsure visual.
Dibawah ini contoh dari  media peta:










Peta Dinding
                                    Peta Sketsa

2.2.4  Ruang Sejarah di permukaan bumi
A. Pengertian
Ruang sejarah atau Laboratorium Sejarah merupakan salah satu pusat sumber belajar, yag biasanya memiliki fasilitas sumber belajar yang berupa buku literatur dan non-buku literatur  yang berfungsi untuk menunjang berbagai jenis kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan ilmiah yang lain yang di lakukan oleh peserta didik, mahasiswa maupun dosen.
Laboratorium Sejarah merupakan suatu media pembelajaran sejarah yang efektif karena di dalam Lab. Sejarah peserta didik dapat mengadakan pembelajaran sejarah, kajian ilmiah, persentasi, diskusi, praktikum dan lain-lain. Selain itu juga  di dalam Lab. Sejarah disajikan berbagai  perangkat  pembelajaran sejarah diantaranya: alat peraga, kolesi maket, koleksi diorama, koleksi repro, koleksi numistik, koleksi peta, koleksi artefak dan lain-lain, sehingga memudahkan para peserta didik untuk lebih mendalami materi yang sedang di pelajari.
Umumnya laboratorium diartikan sebagai suatu tempat berupa ruangan yang dilengkapi dengan berbagai peralatan. Dalam arti luas diluar ruangan juga dapat berfungsi sebagai laboratorium. Dengan adanya objek yang akan diamati dan adanya fasilitas laboratorium merupakan tempat mengadakan percobaan dan penelitian.

B. Manfaat
Peranan Laboratorium sejarah bagi pembelajaran sejarah sangat diperlukan untuk menunjang hasil belajar sejarah yang maksimal. Laboratorium Sejarah merupakan sebuah model replika dari hal-hal yang terkait masa lampau yang ada di dunia ini sehingga fungsi dari laboratorium pun semakin banyak.
Adapun manfaat Laboratorium dalam proses pendidikan diantaranya sebagai berikut :
1.      Sebagai tempat untuk melatih mengembangkan ketrampilan intelektual melalui kegiatan pengamatan, pencatatan, dan mengkaji gejala-gejala lain
2.      Mengembangkan ketrampilan motorik siswa, siswa akan bertambah ketrampilannya dalam mempergunakan alat-alat media yang tersedia untuk mencari dan menemukan kebenaran
3.      Memupuk rasa ingin tahu siswa sebagai modal sikap ilmiwah seorang ilmuwan
4.      Memberi rasa percaya diri sebagai akibat ketrampilan dan pengetahuan atau penemuan yang diperolehnya.

C. Kelebihan Laboratorium Sejarah
a)      peserta didik dapat berganti situasi baru.
b)      situasi pembelajaran biasanya lebih menyenangkan.
c)      peserta didik dapat menggunakan alat bantu media yang lebih lengkap dan lebih dekat untuk mengambilnya karena memang sudah tersedia
d)     untuk PKn semua kasus yang sifatnya pribadi dapat diselesaikan di laboratorium tersebut.

D. Kelemahan Laboratorium Sejarah
a)      Kekurangan metode laboratorium
b)      peserta didik yang kurang suka dengan belajar model ini merasa kurang mendapatkan
tambahan ilmu pengetahuan.
c)      belum tentu ruang laboratorium lebih menyenangkan,
d)     sering ada peserta didik lain yang lalu lalang karena memerlukan alat lain yang ada di laboratorium.

2.2.5  Media Dengar (Radio, Tape Recorder)
A. Pengertian
Yang dimaksud dengan Media Dengar (Media Audio) adalah alat media yang isi pesannya hanya diterima melalui indera pendengaran saja. Pada penggalan ini berturut-turut dibahas Media Dengar yaitu Radio Rekaman Suara (Audio Cassete Tape Recorder). media pembelajaran, adalah suara-suara ataupun bunyi yang berkaitan dengan materi pembelajaran direkam dengan menggunakan alat perekam suara, kemudian hasil perekaman tersebut diperdengarkan kembali kepada peserta didik dengan menggunakan sebuah alat pemutarnya.Media Audio Menurut sadiman ( 2005:49 ) adalah media untuk menyampaikan pesan yang akan disampaikan dalam bentuk lambang-lambang auditif, baik verbal ( ke dalam kata – kata atau bahasa lisan ) maupun non verbal.

B. Fungsi atau Manfaat
Fungsi media audio menurut Arsyad ( 2003 : 44 ) beliau mengutip pendapat sudjana dan Rivai ( 1991 : 130 ) adalah untuk melatih segala kegiatan pengembangan keterampilan terutama yang berhubungan dengan aspek-aspek keterampilan pendengaran, yang dapat dicapai dengan media audio ialah berupa :
1.      Pemusatan perhatian dan mempertahankan perhatian.
2.      Mengikuti pengarahan.
3.      Melatih daya analisis.
4.      Menentukan arti dan konteks.
5.      Memilah informasi dan gagasan.
6.      Merangkum , mengingat kembali dan menggali informasi.
Radio menjadi media pendidikan yang berguna bagi semua bentuk pendidikan, karena memperkaya pengalaman pendidikan dan ide-ide yang kreatif. Dengan demikian, alat ini memiliki potensi dan kekuatan yang berpengaruh dalam pendidikan. Adapun kegunaan Rdio secara umum adalah sebagai berikut:
a)      Memperjelas pesan yang diterima.
b)      Mengatasi keterbatasan ruang, waktu tenaga dan daya indra.
c)      Menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid
dengan sumber belajar.
d)     Memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan
auditori & kinestetiknya.
e)      Memberi rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman dan
menimbulkan persepsi yang sama.

C.    Kelebihan Radio sebagai Media Pembelajaran, antara lain:
a)    Harganya relatif murah dan variasi programnya lebih banyak daripada TV,
b)  Sifatnya mudah dipindahkan (mobile). Radio dapat dipindah-pindahkan dari satu ruang ke ruang lain dengan mudah,
c)    Jika digunakan bersama-sama dengan alat perekam radio bisa mengatasi problem jadwal karena program dapat direkam dan diputar lagi sesuka kita,
d)   Radio dapat mengembangkan daya imajinasi anak,
e)    Dapat merangsang partisipasi aktif pendengar. Sambil mendengarkan, siswa boleh menggambar, menulis, melihat peta, menyanyi ataupun menari,
f)     Radio dapat memusatkan perhatian siswa pada kata-kata yang digunakan, pada bunyi dan artinya. (terutama ini amat berguna bagi program sastra atau puisi),
g)    Siaran lewat suara terbukti amat tepat/cocok untuk mengajarkan musik dan bahasa,
h)    Radio dapat mengerjakan hal-hal tertentu secara lebih baik bila dibandingkan dengan jika dikerjakan oleh guru, antara lain:
·      Radio dapat menampilkan ke dalam kelas guru-guru yang ahli dalam bidang studi tertentu, sehingga dapat mengatasi masalah kekurangan guru yang layak untuk mengajar;
·      pelajaran lewat radio bisa lebih bermutu baik dari segi ilmiah maupun metodis. Ini mengingat guru-guru kita jarang yang mempunyai waktu dan sumber-sumber untuk mengadakan penelitian dan menambah ilmu, sehingga bisa dibayangkan bagaimana mutu pelajarannya.
·      radio dapat menyajikan laporan-laporan seketika (on the spot). Pelayanan radio yang sudah maju mempunyai banyak sumber di perpustakaan arsipnya yang siap dipakai; dan
·      siaran-siaran yang aktual dapat memberikan suasana kesegaran (immediciacy) pada sebagian besar topik.
i)      Radio dapat mengerjakan hal-hal tertentu yang tidak dapat dikerjakan oleh guru. Radio dapat menyajikan pengalaman-pengalaman dunia luar ke kelas. Kisah petualangan seorang pengembara bisa dituturkan ke kelas-kelas secara langsung lewat radio,
j)     Radio dapat mengatasi batasan ruang dan waktu,
k)   Jangkauannya luas.
D. Kelelemahan Radio sebagai Media Pembelajaran, antara lain:
a)      Sukar memberikan balikan secara langsung  karena sifat komunikasinya hanya satu arah (on way communication),
b)      Biasanya siaran disentralisasikan sehingga guru tak dapat mengontrolnya, dan
c)      Penjadwalan pelajaran dan siaran sering menimbulkan masalah. Integrasi siaran radio ke dalam kegiatan belajar mengajar di kelas sering kali menyulitkan.
d)     Tidak dapat diulang dengar.
e)      Kesan pengalaman yang diperoleh pendengar kurang lengkap karena hanya melibatkan indera pendengaran.
f)       Menuntut pemusatan perhatian.

2.2.6 Media Audio Visual
A. Pengertian
Media audio-visual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik, karena meliputi kedua jenis media auditif (mendengar) dan visual (melihat). Media Audiovisual merupakan sebuah alat bantu audiovisual yang berarti bahan atau alat yang dipergunakan dalam situasi belajar untuk membantu tulisan dan kata yang diucapkan dalam menularkan pengetahuan, sikap, dan ide.
Menurut Harmawan (2007) mengemukakan bahwa “Media Audio Visual adalah Media instruksional modern yang sesuai dengan perkembangan zaman (kemajuan ilmu pengetahuan, dan teknologi) meliputi media yang dapat dilihat dan didengar”. Dan menurut Edgar Dale (1969:180) mengemukakan bahwa bahan-bahan Audio-Visual dapat memberikan banyak manfaat asalkan guru berperan aktif dalam proses pembelajaran.

B. Pemanfaatan Audio Visual
Audio Visual dimanfaatkan untuk hampir semua topik, tipe pebelajar, dan setiap ranah: kognitif, afektif, psikomotorik, dan interpersonal. Pada ranah kognitif, peserta didik bisa mengobservasi rekreasi dramatis dari kejadian sejarah masa lalu dan rekaman aktual dari peristiwa terkini, karena unsur warna, suara dan gerak di sini mampu membuat karakter berasa lebih hidup.
Adapun manfaatnya, Media audio visual adalah media modern yang sesuai dengan perkembangan zaman (kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi), meliputi media yang dapat dilihat dan dapat di dengar. Media audio visual adalah media yang mempunyai unsur suara dan gambar. Berikut jenis-jenis media audio visual.
a)      Audio visual diam, yaitu media yang menyampaikan pesan melalui benda diam yang dapat diterima oleh indera pendengaran dan indera pengelihatan, akan tetapi gambar yang dihasilkannya adalah gambar diam atau sedikit memiliki unsur gerak. Jenis media ini antara lain media sound slide (slide suara), film bingkai suara (sound slide), film rangkai suara, dan cetak suara.
b)      Audio visual gerak, yaitu media yang dapat menampilkan unsure-unsur dan gambar yang bergerak seperti film suara dan video-cassette.
c)      Audio visual murni, yaitu baik unsure suara maupun unsure gambar berasal dari satu sumber seperti film video-cassette.
d)     Audio visual tidak murni, yaitu yang unsure suara dan unsure gambarnya berasal dari sumber yang berbeda, misalnya film bingkai suara yang unsure gambarnya bersumber dari tape recorder. Contoh lainnya adalah film strop suara dan cetak suara

C. Kelebihan Audio Visual
Kelebihan Audio Visual sebagai berikut:
a)      Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis (dalam bentuk kata-kata, tertulis atau lisan belaka).
b)      Mengatasi perbatasan ruang, waktu dan daya indera, seperti:
·         Objek yang terlalu besar digantikan dengan realitas, gambar, filmbingkai, film atau model.
·         Obyek yang kecil dibantu dengan proyektor micro, film bingkai, film atau gambar.
·         Gerak yang terlalu lambat atau terlalu cepat dapat dibantu dengan tame lapse atau high speed photografi.
·         Kejadian atau peristiwa yang terjadi masa lalu bisa ditampilkan lagi lewat rekaman film,video, film bingkai, foto maupun secara verbal.
·         Obyek yang terlalu kompleks (mesin-mesin) dapat disajikan dengan model, diagram, dll.
·         Konsep yang terlalu luas (gunung ber api, gempa bumi, iklim dll) dapat di visualkan dalam bentuk film,film bingkai, gambar,dll.

D.    Kelemahan Audio Visual
a)      Terlalu menekankan pentingnya materi ketimbang proses pengembangannya dan tetap memandang materi audio-visual sebagai alat Bantu guru dalam mengajar.
b)      Media audio visual cenderung menggunakan model komunikasi satu arah.
c)      Media audio-visual tidak dapat digunakan dimana saja dan kapan saja, karna media audio-visual cenderung tetap di tempat.

2.2.7  Media Proyeksi
      A. Pengertian
Media Proyeksi merupakan salah satu media yang terklasifikasi pada media visual. Media ini memberikan rangsangan-rangsangan visual yaitu melalui indera penglihatan. Media ini langsung berinteraksi dengan pesan yang ingin disampaikan. Masksud pesan disini tentu saja materi pelajaran yang akan disampaikan. Jadi dengan media proyeksi, materi tersebut dapat terserap dengan baik.
B. Pemanfaatan
Penggunaan media proyeksi ini lebih menguntungkan, sebab indera pendengaran dan penglihatan akan sama-sama diaktifkan melalui sebuah media transparansi yang telah disiapkan. Yang dimaksud dengan gambar mati (still picture) adalah berupa: gambar, foto, diagram, tabel, ilustrasi dll, baik berwarna ataupun hitam - putih yang relatif berukuran kecil, agar gambar tersebut dapat dilihat atau disaksikan dengan jelas oleh seluruh siswa di dalam kelas dengan jalan diproyeksikan ke suatu layar (screen).

C. Kelebihan
a)      Mudah dioperasikan.
b)      Tidak perlu mengubah cahaya lampu.
c)      Hemat waktu.
d)     Dapat digunakan kembali.
e)      Kemampuan menggantikan papan tulis.
f)       Bebas polusi.
g)      Dapat menjangkau kelompok yang besar.
h)      Mempermudah siswa mencerna materi.

D. Kekurangan
a)      Tidak adanya audio
b)      Gambar dan grafik visual yang disajikan tidak bergerak sehingga daya tariknya tidak sekuat dengan televisi atau film
c)      Biaya pembuatan film mahal
d)     Film tidak dapat mencapai semua tujuan pembelajaran
e)      Memerlukan rungan gelap
f)       Proyeksi (slide, OHP) biasanya hanya rangkuman dari materi


2.2.8  Media Modern (Internet)
A. Pengertian
pengertian internet memiliki arti pemahaman yang cukup luas dimana kata internet itu sendiri merupakan singkatan kata dari interconnection-networking, bila dijabarkan secara sistem global maka internet merupakan jaringan komputer diseluruh penjuru dunia yang saling terhubung satu sama lain dengan menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) sehingga antara komputer dapat saling mengakses informasi dan bertukar data. Internet mencangkup segala sesuatu secara luas baik itu dalam bidang komputerisasi maupun telekomunikasi.

B. Pemanfaatan
Internet disini juga bisa disebut sebagai salah satu media pembelajaran. Internet merupakan sebuah sistem global jaringan komputer yang saling menghubungkan antara satu dengan yang lain di seluruh penjuru dunia.
Manfaat Internet, yaitu :
a)      Memperluas Wawasan dan Ilmu pengetahuan
b)      Sebagai sumber tambahan Pelajaran Yang belum di mengerti di Sekolah
c)      Melatih peserta didik dalam hal teknologi
d)     Sebagai Sarana Komunikasi.

C. Kelebihan
a)      Peserta didik mudah mengaksesnya
b)      Internet memberikan sambungan (konektivitas) dan jangkauan yang sangat luas sehingga akses data dan informasi tidak dibatasi waktu, tempat, dan negara.
c)      Up date, media online dapat melakukan update (pembaharuan) suatu informasi atau berita dari waktu ke waktu dan dimana saja, tidak melulu menggunakan bantuan komputer, tetapi fasilitas teknologi pada handphone (telepon genggam) atau lebih spesifik dengan kata smartphone (telpon genggam yang telah memiliki fungsi setara komputer, Contoh : Android, Symbian, WP, iOS, BlackBerry). Hal ini terjadi karena media online memiliki proses penyajian informasi/berita yang lebih mudah dan sederhana.
d)     Praktis, media online terbilang praktis karena kemudahan untuk mendapatkan berita dan informasinya, kapan saja bila diinginkan media online dapat dibuka dan dibaca sejauh didukung oleh fasilitas teknologi internet. Handphone yang memiliki fasilitas koneksi internet, komputer yang memiliki sambungan internet baik di perkantoran atau di rumah, dan dapat pula di warung internet.
e)      Akses informasi melalui internet lebih cepat bila dibandingkan dengan mencari informasi pada halaman-halaman buku-buku di perpustakaan. Kita tinggal mengklik icon tertentu, maka apa yang kita inginkan akan muncul di layar monitor komputer kita.
f)       Dibandingkan dengan membeli buku atau majalah asli, penelusuran informasi melalui internet jauh lebih murah. Apalagi pada saat ini banyak situs yang menyediakan jasa informasi secara cuma-cuma. Kita btinggal mengunduh atau mencetak informasi yang kita butuhkan.

D.    Kekurangan
a)      Kebenaran artikel belum bisa dipertanggungjawabkan.
b)      Menimbulkan ketergantungan siswa terhadap internet.
c)      Belum bisa dijadikan acuan utama dalam karya tulis.
d)     Internet bersifat interaktif dengan menyediakan banyak sekali link-link menuju situs tertentu yang terkadang membuat kita menggoda untuk mengkliknya yang justru membuat pencarian informasi kita terbengkalai dan lepas kendali.
e)      Salah satu kelemahan internet yang sangat terasa dan sangat mengganggu adakah resiko terkena virus komputer yang mudah menyebar, baik melalui email maupun melalui file-file yang kita unduh.


2.2.9  Media Cetak
A. Pengertian
Media cetak mempunyai makna sebuah media yang menggunakan bahan dasar kertas atau kain untuk menyampaikan pesan-pesannya. Unsur-unsur utama adalah tulisan (teks), gambar visualisasi atau keduanya. Media cetak ini bisa dibuat untuk membantu fasilitator melakukan komunikasi interpersonal saat pelatihan atau kegiatan kelompok. Media ini juga bisa dijadikan sebagai bahan referensi (bahan bacaan) atau menjadi media instruksional atau mengkomunikasikan teknologi baru dan cara-cara melakukan sesuatu (leaflet, brosur, buklet). Bisa juga mengkomunikasikan perhatian dan peringatan serta mengkampanyekan suatu isu (poster) dan menjadi media ekspresi dan karya personal (poster, gambar, kartun, komik).
Media cetak dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran karena media ini banyak menyimpan pesan tertulis yang mudah diterima.

B. Pemanfaatan
Dalam media cetak seperti buku teks, modul, buku petunjuk, lembar lepas, lembar kerja, dan sebagainya pada umumnya berisi materi pembelajaran yang dapat diakses dan dibaca oleh siswa langkah demi langkah sesuai dengan yang diinginkan. Untuk media yang berupa buku teks biasanya dilengkapi uraian materi, contoh soal, dan latihan soal.Berbeda dengan buku, modul umumnya dilengkapi dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, uraian materi, latihan soal, dan tes formatif, yang digunakan sebagai umpan balik untuk mengetahui seberapa besar materi dalam setiap kegitan dapat dikuasai oleh siswa.

C. Kelebihan
a)      Media ini bisa disimpan dan bisa di baca berulang- ulang. Di saat pembaca ingin lebih memahami isi berita, maka pembaca bisa mengulang-ulang membacanya.
b)      Bisa dikumpulkan dan dibuat kliping. Terutama mengenai sebuah berita yang fenomenal ataupun berita- berita yang dianggap menarik.
c)      Informasi di dalamnya lebih jelas dan mampu menjelaskan hal- hal yang bersifat kompleks ataupun investigatif. Terkadang disertai gambar atau foto yang lebih memperjelas isi berita yang ditampilkan. Dan ada kalanya bila berita tersebut bersifat continue maka ada sedikit pengulangan mengenai berita sebelumnya, sehingga pembaca benar- benar mengerti dan faham tentang isi dan alur berita tersebut.
d)     Dapat dibaca berkali-kali dengan cara menyimpannya.
e)      Dapat membuat orang yang berfikir lebih spesifik tentang isi tulisan.
f)       Harganya lebih terjangkau maupun dalam distribusinya.
g)      Siswa dapat belajar sesuai dengan kemampuan masing-masing.
h)      Siswa dapat mempelajari materi dalam media cetak secara berulang-ulang. Khusu untuk media cetak berupa modul, melalui tes normatif siswa dapat mengetahui tingkat penguasaan materi pembelajaran yang disajikan pada modul tersebut
i)        Dapat dicetak ulang atau direvis sesuia dengan garis besar program pembelajaran yang baru.
D.Kekurangan
a)      Tidak dapat menyajikan gerak dalam media cetak.
b)      Uraian yang terlalu panjang dalam setiap pokok bahasan dapat membosankan para pembacanya.
c)      Pembahasannya lebih mengarah pada kognitif.
Contoh media cetak:
                         
                          Buku Naskah Lut Mati

2.2.10  Media Grafis
A. Pengertian Media Grafis
Media grafis adalah media visual yang menyajikan fakta, ide atau gagasan melalui penyajian kata-kata, kalimat, angka-angka, dan simbol/gambar. Grafis biasanya digunakan untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, dan mengilustrasikan fakta-fakta sehingga menarik dan diingat orang.  Jadi media grafis merupakan suatu media visual yang menyajikan fakta, ide, atau gagasan melalui penyajian kata – kata, kalimat, angka – angka, dan simbol / gambar.
B. Pemanfaatan atau Fungsi Media Grafis
Di dalam kegiatan belajar mengajar media grafis mempunyai dua fungsi, yaitu fungsi umum dan fungsi khusus,
a)      fungsi umum yaitu media grafis berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber ke penerima pesan. Saluran yang dipakai menyangkut indera penglihatan. 
b)      fungsi khusus yaitu media grafis berfungsi untuk menarik perhatian. Memperjelas sajian ide, mengilustrasikan atau menghiasi fakta yang mungkin akan cepat dilupakan atau diabaikan bila tidak digrafiskan. Sehingga dengan kata lain media grafis ini befungsi untuk mempermudah penerima pesan (murid) memahami materi atau pesan yang diberikan oleh pemberi pesan (guru).

C. Karakteristik Media Grafis
Karakteristik media dapat dilihat menurut kemampuan membangkikan rangsangan indera penglihatan, pendengaran, perabaan, pengecaoan, maupun penciuman atau kesuaiannya dengan tingkatan hierarki belajar. Untuk tujuan praktis karakteristik beberapa jenis media yang lazim digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

D. Jenis-jenis Media Grafis
a)      Diagram
Diagram adalah suatu gambaran-gambaran sederhana untuk memperlihatkan hubungan timbale balik, terutama dengan garis-garis diagram yang baik adalah sangat sederhana yakni hanya bagian-bagian terpenting saja yang diperlihatkan. Berdasarkan konsep tersebut di atas, kiranya penggunaan media diagram dalam proses pembelajaran akan sangat membantu bagi guru maupun siswa dalam menyimak materi pelajaran, karena pada dasarnya diagram merupakan ringkasan visual yang padat mengenai fakta-fakta dan gagasan yang akan diuraikan.
a.       Tujan Media Diagram
Menunjukkan hubungan yang ada antar komponennya atau sifat-sifat proses yang ada disitu.
b.      Manfaat Media Diagram
Media diagram dapat menyederhanakan yang kompleks sehingga dapat memperjelas penyajian pesan.
c.       Kelebihan Media Diagram
Media Diagram dapat memperjelas arti dalam suatu materi sehingga siswa mudah untuk menerima materi.
d.      Kelemahan Media Diagram
1.      Diagram bersifat simbolis dan abstrak sehingga kadang-kadang sulit dimengerti.
2.      Untuk dapat membaca diagram seseorang harus mempunyai latar belakang tentang apa yang didiagramkan.
Contoh Media Diagram:
                      Diagram Negara Demokrasi
b)      Grafik
Grafik adalah suatu grafis yang menggunakan titik-titik atau garis untuk menyampaikan informasi statistic yang saling berhubungan (R.Warsito, 2001 : 48).Dengan berasumsi pada pengertian grafik tersebut, dalam proses belajar mengajar, grafik mempunyai fungsi untuk memperlihatkan perbandingan informasi kualitas-kualitas maupun kuantitas dengan cepat dan sederhana, terutama pada penyajian secara statistik.
Grafik mungkin dapat didefinisikan sebagai penyajian data berangka, grafik merupakan keterpaduan yang lebih menarik dari sejumlah tabulasi data yang tersusun dengan baik. Ada beberapa macam grafik diantaranya:
1.      Grafik garis, merupakan yang paling tepat dari semua jenis grafik, terutama dalam melukiskan kencenderungan- kencenderungan atau menghubungkan dua rangkaian data.
2.      Grafik batang, merupakan grafik yang paling sederhana daripada semua jenis grafik. Grafik batang ini melukiskan besarnya persentase data, semua batang dengan ukuran sama lebarnya.
3.      Grafik lingkaran atau piring, merupakan lingkaran sektor-sektor yang digunakan untuk menggambarkan bagian-bagian dari suatu keseluruhan.
4.      Grafik wilayah dan gambar, grafik wilayah dalam bentuk persegi, lingkaran dan bentuk tidak teratur, kadang-kadang digunakan untuk memperbandingkan dua atau tiga hubungan keseluruhan.
5.      Grafik gambar,banyak penampilan yang menarik pandangan mata dari bentuk dimensional yang diperoleh dengan warna rata, sederhana, bentuk-bentuk gambar melalui grafik gambar. (Wibawa, 1991, Hal:41)
(a)    Tujuan media Grafik
Menggambarkan data kuantitatif secara teliti, menerangkan perkembangan atau perbandingan sesuatu objek atau peristiwa yang saling berhubungan secara singkat dan jelas. (Wibawa, 1991, Hal:41).
(b)   Manfaat Media Grafik
Untuk mempelajari dan mengingat data-data kuantitatif dan hubungan-hubungannya serta dengan cepat memungkinkan kita mengandalkan analisis, interpretasi, dan perbandingan antara data-data yang disajikan baik dalam ukuran, jumlah, pertumbuhan dan arah. (Wibawa, 1991, Hal:41).
(c)    Kelebihan Media Grafik
1.      Jelas untuk dilihat oleh seluruh kelas.
2.      Hanya menyajikan satu ide setiap grafik.
3.      Berjudul dan ringkas.
4.      Penyajian data grafik jelas, cepat, menarik, ringkas dan logis.
(d)   Kekurangan media Grafik
Grafik merupakan gambar yang sederhana yang menggunakan titik-titik, garis, atau gambar sehingga tidak semua siswa langsung mengerti. (Wibawa, 1991, Hal:42).
Contoh Media Grafik:
                        Grafik Demokrasi yang terjadi didunia
c)      Poster
Poster merupakan kombinasi visualisasi yang kuat dengan warna dan pesan dengan maksud untuk menangkap perhatian orang lewat, tetapi cukup lama menanamkan gagasan yang berarti di dalam ingatannya (1989 : 51).Media ini pada umumnya digunakan untuk mengenalkan suatu produk dari suatu perusahaan atau digunakan sebagai sarana promosi.
Contoh Media Poster

d)     Kartun
Kartun adalah menggambarkan dalam bentuk lukisan atau karikatur tentang orang, gagasan atau situasi yang didesain untuk mempengaruhi opini masyarakat (1989 : 58). Dengan berasumsi pada konsep tersebut di atas, kartun dapat digunakan sebagai alat bantu proses pengajaran walaupun banyak kartun yang membuat orang-orang tersenyum, tetapi pada dasarnya kartun mempunyai manfaat dalam proses belajar mengajar terutama dalam penjelasan rangkaian bahan satu urutan logis atau mendukung makna.
Contoh Media Kartun
                      Peristiwa Rengasdengklok

e)      Komik
Komik merupakan suatu bentuk kartun yang mengungkapkan karakter dan memerankan suatu berita dalam urutan yang erat dihubungkan dengan gambar dan di rancang untuk memberikan hiburan pada pembaca. (1989 : 69)
Contoh Media Komik

f)       Gambar
Media grafis paling umum digunakan dalam PBM, karena merupakan bahasa yang umum dan dapat mudah dimengerti oleh peserta didik. Kemudahan mencerna media grafis karena sifatnya visual konkrit menampilkan objek sesuai dengan bentuk dan wujud aslinya sehingga tidak verbalistik.
Contoh Media Gambar
            Bung Karno
g)      Bagan
Bagan merupakan media yang berisi tentang gambar-gambar keterangan-keterangan, daftar-daftar dan sebagainya. Bagan digunakan untuk memperagakan pokok-pokok isi bagan secara jelas dan sederhana antara lain: perkembangan, perbandingan, struktur, organisasi.
Contoh Media Bagan:
            Bagan Sistem kepemilikan tanah masa kerajaan

E. Kelebihan Media Grafis
a)    Dapat mempermudah dan mempercepat pemahaman siswa terhadap pesan yang disajikan.
b)   Dapat dilengkapi dengan warna-warna sehingga lebih menarik perhatian siswa.
c)    Pembuatannya mudah dan harganya murah.

F. Kelemahan Media Grafis adalah:
a)   Membutuhkan keterampilan khusus dalam pembuatannya, terutama untuk grafis yang lebih kompleks.
b)  Penyajian pesan hanya berupa unsur visual.



BAB. 3 PENUTUP

3.1 Simpulan
Media pembelajaran sebagai alat komunikasiantara pengajar dan peserta disi sehingga prosos belajar pembelajaran lebih efektif dan efisien. Dengan menggunakan media secara tepat dan berariasi diharapkan dapat mengatasi sikap pasif siswa. Sehingga menimbulkan gairah belajar, memungknkan siswa untuk belajar sesuai dengan minat dan kemampuannya.Penggunaan media dalam pembelajaran dapat membantu anak dalam memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa. Penggunan media pembelajaran dapat mempermudah siswa dalam memahami sesuatu yang abstrak menjadi lebih konkrit.
3.2  Saran
Sebagai seorang calon guru hendaknya kita mengetahui media-media yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap suatu materi yang akan kita sampaikan, denganberbagaijenis media yang dapatdimanfaatkan. Diharapkan Kita juga tidak hanya mengetahuinya tapi kita juga harus bisa memanfaatkannya dengan baik dan tepat guna.



DAFTAR PUSTAKA

Sadiman Arief S.Dr.M.Sc.2008.Media Pendidian. Jkarta: Raja Grafindo Persada.
Syaiful Bahri Djaramah dan Aswan Zain.2010.Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rineka Capta.

http://www.goggle.com/search/ie=UTF.8&OE=UTF.8sourcied=navclient &Gfris=1&q= pengertian + media + cetak.